SMK Negeri 2 Ternate Terapkan Absensi Sidik Jari untuk Siswa Kelas X Tahun Ajaran 2025/2026
Ternate – Sejak awal Tahun Pelajaran 2025/2026, SMK Negeri 2 Ternate mulai menerapkan sistem absensi harian berbasis sidik jari (fingerprint) khusus bagi seluruh murid kelas X. Penerapan sistem ini bertujuan meningkatkan keakuratan pencatatan kehadiran siswa sekaligus mempermudah pemantauan oleh pihak sekolah maupun orang tua.
Jumlah murid kelas X tahun ini tercatat sebanyak 413 siswa yang dinyatakan lolos melalui seleksi Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) yang dilaksanakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Utara. Seleksi tersebut meliputi beberapa jalur, yaitu reguler, prestasi, afirmasi, perpindahan orang tua, serta jalur pendaftaran lokal.
Adapun sebaran jumlah siswa berdasarkan program keahlian di SMK Negeri 2 Ternate adalah sebagai berikut:
Teknik Geospasial – 40 murid
Teknik Jaringan Komputer dan Informasi – 72 murid
Teknik Konstruksi dan Perumahan – 10 murid
Ketenagalistrikan – 80 murid
Teknik Elektronika – 21 murid
Teknik Otomotif – 108 murid
Teknik Pengelasan dan Fabrikasi Logam – 22 murid
Teknik Mesin – 38 murid
Desain Pemodelan dan Informasi Bangunan – 22 murid
Plt. Kepala SMK Negeri 2 Ternate, Mustafa Muhammad, S.Pd., M.M., menyampaikan bahwa pihak sekolah bersama seluruh civitas akademik berkomitmen untuk mengoptimalkan sistem absensi ini. Setiap hari, data kehadiran siswa akan direkap secara otomatis dari mesin fingerprint, kemudian dilaporkan melalui grup WhatsApp orang tua/wali murid kelas X.
“Dengan sistem ini, kami berharap orang tua dapat memantau kehadiran anaknya secara real-time, sehingga disiplin dan tanggung jawab belajar siswa semakin meningkat,” ujar Mustafa.
Penerapan absensi sidik jari ini diharapkan dapat menjadi langkah awal digitalisasi tata kelola administrasi di SMK Negeri 2 Ternate, sejalan dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan dunia pendidikan saat ini.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar